Festival Dahau 2025: Behempas Kembali Bergema, Sejarah Tercipta dengan Kelas Pertarungan Putri
Ujoh Bilang- Semangat dan warisan budaya kembali hidup meriah! Festival Dahau, event tahunan yang selalu dinanti-nantikan masyarakat Kabupaten Kutai Barat, resmi digelar pada tahun 2025. Lebih dari sekadar pesta rakyat, festival kali ini mencatat momen bersejarah dalam khazanah olahraga tradisional Nusantara.

Baca Juga : Kemilau Sirkuit Mandalika Dan Kelam Tambang Emas Ilegal
Kelahiran kategori baru ini menjadi magnet dan daya tarik utama, menyedot perhatian publik dan menambah kemeriahan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Kutai Barat. Sebuah langkah progresif yang menunjukkan bahwa warisan leluhur tak lekang oleh zaman, justru semakin inklusif dan relevan bagi seluruh generasi.
Menghidupkan Kembali Warisan Leluhur di Tangan Generasi Muda
Arkadius Elly, Ketua Panitia Oltrad Behempas, dalam wawancaranya menekankan bahwa event ini memiliki misi yang lebih dalam daripada sekadar kompetisi. “Pada hakikatnya, Behempas dengan rotan ini biasanya dimainkan dalam berbagai upacara adat. Ia adalah warisan yang sarat makna,” ujar Elly. “Kini, di tengah gempuran budaya global, kami memiliki tugas mulia: memperkenalkan dan mempopulerkan kembali olahraga kebanggaan kita ini kepada generasi muda. Kami ingin mereka tidak hanya mengenal, tetapi juga mencintai dan melestarikannya.”
Antusiasme para pemuda-pemudi Kutai Barat ternyata luar biasa. Terbukti dari jumlah peserta yang membludak, dengan 48 petarung di kelas putra dan yang paling membanggakan, 11 perempuan perkasa di kelas putri turut ambil bagian, memecahkan kebekuan sejarah. Elly berharap, gelaran ini menjadi batu loncatan agar Behempas tak hanya dikenal di wilayah Kutai Barat, tetapi juga menggema hingga ke kancah nasional.
Visi ke Depan: Dari Sendawar untuk Indonesia
Komitmen untuk memajukan Behempas tidak berhenti di festival ini saja. Panitia telah menyusun rencana besar untuk masa depan olahraga tradisional ini. Rencana strategisnya adalah dengan segera membentuk kepengurusan resmi di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI). Langkah ini akan diikuti dengan penyusunan regulasi dan buku peraturan pertandingan yang baku dan profesional.
Dengan struktur organisasi dan aturan yang jelas, jalan menuju pengakuan nasional akan semakin terbuka. Impian agar Behempas bisa dipertandingkan di event-event olahraga besar tingkat nasional bukan lagi sekadar angan-angan.
Pesta Rakyat yang Dihadiri Langsung oleh Bupati
Gelaran bersejarah Behempas 2025 ini diinisiasi dan digagas oleh Taruna Gharda Mandiri dengan dukungan penuh dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Barat. Acara pembukaannya digelar dengan meriah di Panggung TBS dan dihadiri serta disaksikan secara langsung oleh Bupati Kutai Barat, Frederik Edwin, yang memberikan sambutan hangat dan apresiasi atas terselenggaranya event budaya ini.















