Info Ujoh Bilang- Angela Suhuk sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk periode 2025–2030. Penetapan ini dilakukan melalui rapat pleno terbuka di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Ujoh Bilang pada Jumat malam (11/7/2025).
Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan KPU Mahulu Nomor 163 Tahun 2025, sekaligus menjadi penegasan atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 327/PHPU.BUP-XXIII/2025 tanggal 8 Juli 2025 yang menolak seluruh permohonan sengketa hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Mahulu 2024.
Pasangan Angela Suhuk berhasil meraih 10.033 suara (48,28%), mengungguli dua pasangan calon lainnya. Momen ini menandai berakhirnya proses panjang kontestasi demokrasi di Mahulu, termasuk perselisihan hasil yang sempat berujung pada PSU dan sengketa di MK.
Proses Konstitusional yang Transparan
Ketua KPU Mahulu, Paulus Winarno Hendratmukti, menegaskan bahwa penetapan ini merupakan kewajiban konstitusional.
“MK sudah memutuskan, dan kami melaksanakan pleno dalam batas waktu tiga hari setelah putusan,” ujarnya.
Selanjutnya, KPU akan menyerahkan dokumen penetapan ke DPRD Mahulu untuk diparipurnakan sebelum diajukan ke Kementerian Dalam Negeri melalui Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
“Rencananya, penyerahan berkas ke DPRD akan dilakukan pada Senin depan,” tambah Paulus.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu pasca-penetapan.
“Proses di MK telah selesai, tahapan PSU juga berakhir. Kini saatnya kita bersatu membangun Mahulu tanpa perpecahan.”
Dukungan dan Harapan Masyarakat
Pleno penetapan turut dihadiri oleh seluruh paslon peserta PSU, Forkopimda Mahulu, serta perwakilan masyarakat. Kehadiran mereka menjadi simbol penerimaan atas keputusan demokratis ini.
Angela Idang Belawan, calon Bupati terpilih, menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk memimpin Mahulu secara inklusif.
“Kemenangan ini adalah amanah rakyat. Kami akan bekerja keras untuk mewujudkan Mahulu yang lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.

Baca Juga: Penggerebekan Kebun Ganja California, Protes Warga
Sementara itu, Suhuk, calon Wakil Bupati terpilih, menekankan pentingnya kolaborasi dengan semua pihak.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, termasuk yang awalnya tidak memilih kami, untuk bersama-sama membangun Mahulu.”
Tantangan ke Depan
Sebagai pemimpin baru, Angela Suhuk akan menghadapi sejumlah tantangan strategis, antara lain:
-
Pembangunan Infrastruktur – Akses transportasi dan konektivitas di Mahulu masih menjadi pekerjaan rumah besar.
-
Peningkatan Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan – Angka aksesibilitas layanan dasar di daerah terpencil perlu ditingkatkan.
-
Penguatan Ekonomi Lokal – Potensi sektor pertanian, perkebunan, dan pariwisata harus dikelola secara optimal.
-
Pemulihan Kepercayaan Publik – Rekonsiliasi pasca-Pilkada menjadi kunci stabilitas politik.
Jalan Menuju Pelantikan
Berdasarkan regulasi, setelah DPRD menerima berkas dari KPU, proses selanjutnya adalah:
-
Paripurna DPRD untuk menetapkan hasil Pilkada.
-
Pengusulan ke Kemendagri untuk verifikasi administrasi.
-
Penetapan pelantikan oleh Gubernur Kaltim.
Jika tidak ada hambatan, Angela Suhuk diperkirakan akan dilantik pada Agustus atau September 2025.
Penetapan Angela Suhuk bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan babak baru bagi Mahulu. Pasangan ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan, terutama dalam hal pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih! Semoga periode 2025–2030 menjadi era kemajuan bagi Bumi Mahakam Ulu.













