Kapolda Kaltim dan Pangdam VI/Mulawarman Turun Langsung Layani Warga di Gerakan Pangan Murah, Bagikan 48 Ton Beras di Balikpapan
Ujoh Bilang- Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro bersama Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat turun langsung melayani warga dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Mapolresta Balikpapan, Kamis (14/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras, di tengah fluktuasi harga pasar.

Baca Juga : Drg. Teguh Pimpin Persiapan HUT RI ke-80 di Mahulu
Tak hanya memantau, Kapolda dan Pangdam bahkan turun tangan membantu penjualan dan pembagian beras kepada warga yang antre. Hadir pula Pejabat Utama (PJU) Polda Kaltim serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Balikpapan, menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah ini.
Gerakan Pangan Murah: Solusi Bantu Masyarakat Dapatkan Beras Berkualitas dengan Harga Terjangkau
Dalam keterangannya, Irjen Pol. Endar Priantoro menjelaskan bahwa GPM merupakan inisiatif Kapolri yang dilaksanakan bekerja sama dengan Pemerintah dan Bulog untuk memastikan masyarakat tetap bisa mengakses beras dengan harga terjangkau tanpa mengorbankan kualitas.
“Program ini bertujuan membantu masyarakat, terutama yang terdampak kenaikan harga pangan, agar tetap bisa mendapatkan beras medium dengan harga murah dan kualitas baik,” tegas Kapolda.
Polda Kaltim telah menjalin sinergi dengan Perum Bulog untuk mendistribusikan cadangan beras ke wilayah-wilayah yang membutuhkan. Secara nasional, target distribusi mencapai 1,3 juta ton, di mana Polri berkontribusi 10% atau sekitar 700 ton per hari.
“Untuk Kaltim, kami menyesuaikan dengan jumlah penduduk. Target harian kami sekitar 10 ton,” jelas Endar Priantoro.
Distribusi Merata di 35 Titik, Total 48 Ton Beras Dibagikan Hari Ini
Hari ini, Polda Kaltim memusatkan kegiatan di Mapolresta Balikpapan sekaligus memperluas distribusi ke 35 titik lainnya di seluruh provinsi. Beberapa lokasi yang mendapat distribusi beras antara lain:
-
Polres Samarinda: 3.000 kg
-
Polresta Balikpapan: 5.000 kg
-
Kutai Kartanegara (Kukar): 3.800 kg
-
Bontang, Kutai Timur (Kutim), dan daerah lainnya
Total beras yang dibagikan hari ini mencapai 48 ton, dengan harga Rp60.000 per sak (5 kg) atau sekitar Rp12.000 per kilogram—jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Program Jangka Panjang, Akan Berlanjut hingga Desember 2025
Kapolda Kaltim menegaskan bahwa program ini tidak bersifat sementara, melainkan akan berjalan rutin hingga Desember 2025.
“Kami akan terus mendistribusikan beras bersama Bulog yang memiliki cadangan pangan nasional. Ini bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, terutama di tengah keterbatasan stok beras premium di pasaran,” ujarnya.
Antusiasme Warga Tinggi, Apresiasi untuk TNI-Polri
Warga yang hadir menyambut positif program ini. Salah seorang penerima manfaat, Siti Aminah (42), mengungkapkan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah, ada bantuan beras murah seperti ini. Harganya jauh lebih terjangkau, dan kualitasnya juga bagus. Terima kasih Pak Kapolda, Pak Pangdam, dan semua pihak yang sudah memfasilitasi,” ujarnya.
Kehadiran pimpinan TNI-Polri secara langsung di lokasi juga menjadi bukti nyata komitmen mereka dalam mendukung ketahanan pangan dan memastikan kesejahteraan masyarakat.
Gerakan Pangan Murah: Langkah Nyata Hadapi Tantangan Ekonomi
Di tengah gejolak ekonomi global yang memengaruhi harga pangan, program seperti GPM menjadi solusi strategis untuk meringankan beban masyarakat. Dengan dukungan penuh dari TNI, Polri, Pemda, dan Bulog, diharapkan stok beras tetap stabil dan harga terjangkau hingga akhir tahun.
Kegiatan hari ini tidak hanya sekadar bagi-bagi beras, tetapi juga memperkuat sinergi antarinstansi dan kedekatan aparat dengan warga. Kedepan, program serupa akan terus digencarkan di berbagai daerah untuk memastikan tidak ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan bahan pokok.















